Kelebihan dan Kekurangan Atap Rumah Sesuai Jenisnya

450 views

Sebagian besar dari kita menganggap rumah sebagai bangunan untuk berlindung dan berteduh. Setelah Anda lelah beraktifitas di luar, rumah berfungsi sebagai tempat kembali yang aman dan nyaman. Karena fungsinya tersebut, rumah harus memiliki material yang kuat dan teruji kualitasnya. Dari sekian banyak material yang ada di sebuah rumah, pemilihan atap berperan penting untuk memberikan rasa aman bagi orang yang tinggal di bawahnya. Pemilihan atap yang baik, akan melindungi Anda dari cuaca buruk di luar rumah, seperti panas terik matahari, hingga hujan badai.

Harga-Asbes-Terbaru-2017-1

Saat ini, atap tersedia dalam berbagai pilihan bahan, jenis, atau bahkan warna. Pemilihan warna ini bisa menambah estetika rumah. Atap rumah yang  terlihat megah dan estetis, akan turut mencerminkan kepribadian dari si pemilik rumah.

Melalui artikel ini, Anda akan membaca beberapa pilihan material yang umum digunakan oleh banyak rumah. Simak penjelasan masing-masing jenisnya berikut ini:

  1. Genteng Tanah Liat

Jenis atap ini banyak digunakan oleh mayoritas hunian rumah di Indonesia. Terbuat dari tanah liat yang dipress dan dibakar, jenis atap ini dipasang pada atap dengan tingkat kemiringan tertentu. Teknik pemasangan atap genteng, menggunakan teknik inter-locking yakni saling terikat dan mengunci.

Kelebihan:

  • Harga relatif lebih terjangkau
  • Bobotnya tidak terlalu berat jika dibandingkan dengan jenis atap yang lain
  • Meringankan beban atap
  • Bisa menjaga temperatur suhu ruangan dalam rumah

Kekurangan:

  • Perlu ketelitian dalam memasang reng dan penyusunan genteng supaya tidak terjadi kebocoran
  • Mudah berlumut dan berjamur
  • Harus dilapisi cat khusus genteng agar lebih awet dan tahan air
  1. Kaca

Jenis ini biasanya digunakan untuk bagian ruangan tertentu saja. Anda bisa menggunakan atap dari jenis kaca untuk memberikan kesempatan cahaya luar masuk ke dalam ruangan.

Kelebihan:

  • Cahaya alami dapat masuk ke ruangan rumah Anda
  • Memiliki kesan rumah yang modern

Kekurangan:

  • Meningkatkan suhu ruangan jadi lebih panas
  • Mempunyai resiko pecah lebih tinggi
  1. Asbes

Jenis ini terbuat dari enam gabungan mineral silikat alam. Termasuk jenis atap yang juga banyak digunakan selain genteng tanah liat. Biasanya ditempatkan untuk ruang jemuran di setiap hunian rumah.

Kelebihan:

  • Harga asbes paling murah dibandingkan dengan jenis atap lainnya
  • Tidak membutuhkan teknik pemasangan yang terlalu ribet

Kekurangan:

  • Tidak terlalu baik dalam menjaga temperatur suhu ruangan
  • Berbahaya untuk kesehatan, karena serat asbes dalam bentuk partikel mudah terlepas dan berterbangan. Jika partikel tersebut terhirup, maka dapat mengakibatkan penyakit kanker paru-paru.

Tiga jenis atap yang telah kami uraikan di atas adalah atap paling banyak digunakan. Namun sebelum Anda benar-benar memutuskan jenis atap mana yang akan Anda gunakan, ada baiknya Anda merencanakannya terlebih dahulu. Perencanaan setidaknya akan membantu Anda untuk menempatkan jenis atap sesuai dengan kebutuhan ruangan.

Perlu diingat, tidak ada jenis atap yang lebih baik atau lebih buruk. Semuanya bergantung pada kebutuhan dan penempatan ruangan di rumah Anda. Jadi, bijaklah dalam memilih atap ya!

Leave a reply "Kelebihan dan Kekurangan Atap Rumah Sesuai Jenisnya"